5 Kesalahan Fatal Saat Resign dan Cara Menghindarinya
Resign adalah hal biasa dalam dunia kerja. Tapi sayangnya, banyak yang caranya "salah kaprah" sehingga berakhir buruk (bad ending). Bukan cuma gak dapet pesangon, reputasimu di industri bisa hancur.
Apa saja kesalahan yang sering dilakukan karyawan?
1. Resign "Bakar Jembatan"
Marah-marah, memaki atasan, atau bilang "Perusahaan ini buruk!" saat hari terakhir.
Akibatnya: Rekan kerja jadi canggung, atasan trauma memberi referensi. Padahal, dunia kerja itu sempit. Bisa saja di perusahaan barumu, bos barumu kenal dengan bos lamamu.
Solusi: Tetap profesional sampai detik terakhir. Ucapkan terima kasih dan jaga hubungan baik.
2. Tidak Memberi Notice Period 30 Hari
Langsung bilang "Saya undurkan diri hari ini, besok gak masuk."
Akibatnya: Perusahaan bisa menahan hak-hakmu atau bahkan menuntut ganti rugi jika di kontrak ada klausul notice period. Proses administrasi jadi dipersulit.
Solusi: Hormati aturan 30 hari. Buat Surat Pengunduran Diri dan serahkan jauh-jauh hari.
3. Resign Lewat WhatsApp/Email Saja
Cuma kirim chat "Pak, saya izin resign ya" tanpa surat.
Akibatnya: Tidak ada bukti hukum. HRD bisa menganggap itu hanya "keluh kesah" bukan pengunduran diri, sehingga statusmu masih karyawan (dan gaji masih dipotong).
Solusi: Chat boleh untuk kode keras, tapi wajib menyusulkan Surat Fisik yang ditandatangani.
4. Tidak Menyelesaikan Tanggung Jawab (Handover)
Pergi tanpa serah terima kerjaan. File berantakan, password hilang, proyek mangkrak.
Akibatnya: Rekan tim yang ditinggalkan akan keteteran dan menjelek-jelekkan namamu.
Solusi: Buat dokumen Handover (Serah Terima). Jelaskan status proyek, letak file, dan kontak klien kepada pengganti.
5. Lupa Minta Surat Pengalaman Kerja
Setelah resign, baru sadar butuh surat referensi untuk melamar ke tempat baru. Tapi udah malas balik ke kantor lama.
Akibatnya: Sulit membuktikan kompetensi ke HRD baru.
Solusi: Minta Surat Keterangan Kerja / Pengalaman Kerja sebelum hari terakhir bekerja. Ini adalah hakmu sebagai karyawan.
Kesimpulan
Resignlah dengan kepala tegak dan etika yang baik. Ingatlah bahwa reputasi adalah mata uang termahal di dunia kerja. Gunakan cara-cara profesional dan pastikan hak-hak administrasimu (seperti surat referensi) diamankan sebelum kamu menutup pintu kantor lamamu.
Butuh Bantuan Membuat CV?
Gunakan CV Builder kami untuk membuat CV profesional dengan template ATS-friendly!
- Template ATS-friendly
- Download langsung jadi PDF
- Gratis, tanpa perlu login
Bagikan artikel ini: